Maaf...
Tanpa sengaja aku sudah meninggalkan hati ini.
Lalu pergi tanpa jejak.
Membuat seberkas rasa sakit yang kau terima.
Yang dengan ucapanku ini, semua harapan kamu gugur begitu saja.
Jujur, aku sulit mengatakan itu semua setelah mengetahui perasaan kamu padaku.
Tapi jika aku bungkam, dan terus menunda. Aku tak ingin memberimu harapan yang sangat mustahil untuk membalasnya.
Ijinkan aku pergi, untuk mengakhiri ini semua.
Aku tidak bermaksud menyakiti hati,
tapi aku berusaha menyembuhkan hati kamu dengan meninggalkanmu.
Biar lukamu mengering oleh waktu, dan hadir sosok yang begitu mencintaimu dari pada aku.
Percayalah, aku juga merasakan sesak mendengar itu semua
Aku tidak bermaksud membuatmu seperti ini, apalagi membuatmu jatuh hati padaku.
Ini hanya soal waktu..
Aku percaya kamu akan terbiasa,
Karena aku tidak pantas bersanding denganmu seumur hidup.
Maka dari itu biarlah aku berkelana
Tanpa sengaja aku sudah meninggalkan hati ini.
Lalu pergi tanpa jejak.
Membuat seberkas rasa sakit yang kau terima.
Yang dengan ucapanku ini, semua harapan kamu gugur begitu saja.
Jujur, aku sulit mengatakan itu semua setelah mengetahui perasaan kamu padaku.
Tapi jika aku bungkam, dan terus menunda. Aku tak ingin memberimu harapan yang sangat mustahil untuk membalasnya.
Ijinkan aku pergi, untuk mengakhiri ini semua.
Aku tidak bermaksud menyakiti hati,
tapi aku berusaha menyembuhkan hati kamu dengan meninggalkanmu.
Biar lukamu mengering oleh waktu, dan hadir sosok yang begitu mencintaimu dari pada aku.
Percayalah, aku juga merasakan sesak mendengar itu semua
Aku tidak bermaksud membuatmu seperti ini, apalagi membuatmu jatuh hati padaku.
Ini hanya soal waktu..
Aku percaya kamu akan terbiasa,
Karena aku tidak pantas bersanding denganmu seumur hidup.
Maka dari itu biarlah aku berkelana
0 komentar